Biopelet sebagai Bioenergi Masa Depan: Sintesis Teknologi, Kinerja Bahan Bakar, Keberlanjutan dan Kelayakan Ekonomi

Main Article Content

Rozalia Rozalia
Ayulian Sara

Abstract

Biopelet merupakan bahan bakar padat terbarukan yang dihasilkan melalui pemadatan biomassa, seperti limbah pertanian, residu kehutanan dan bahan organik lainnya. Artikel ini membahas mengenai potensi biopelet sebagai bagian dari transisi menuju sistem energi rendah karbon dengan meninjau teknologi produksi, kinerja bahan bakar, keberlanjutan, dan kelayakan ekonomi. Proses produksi umumnya mencakup pengeringan, pengecilan ukuran, pengkondisian bahan, pemadatan dan pendinginan. Kualitas produk dipengaruhi oleh jenis biomassa, kadar air, ukuran partikel, tekanan, suhu, serta penggunaan bahan pengikat. Proses praperlakuan, termasuk torrefaksi dapat meningkatkan densitas energi dan ketahanan terhadap air, tetapi menambah kebutuhan energi dan biaya proses. Penilaian kinerja biopelet di nilai melalui nilai kalor, kadar air, kadar abu, densitas, kekuatan mekanis dan emisi selama pembakaran. Bahan baku dengan kadar abu rendah dapat mendukung pembakaran lebih stabil dan mengurangi masalah kerak dan residu. Dari sisi keberlanjutan, pemanfaatan limbah dapat mengurangi pembakaran terbuka dan memperluas penggunaan sumber daya local, asalkan pengambilannya tidak mengganggu kesuburan tanah, fungsi ekosistem atau kebutuhan alternatif biomassa. Kelayakan ekonomi ditentukan oleh harga dan kontinuitas pasokan bahan baku, skala fasilitas, biaya energi, investasi peralatan, serta akses pasar dan distribusi. Karena itu, biopelet berpotensi menjadi pilihan bioenergi yang bermanfaat, tetapi manfaatnya tidak otomatis berlaku untuk semua bahan baku dan lokasi. Pengembangan yang kompetitif memerlukan standarisasi mutu, analisis daur hidup dan biaya yang transparan, serta pemilihan teknologi sesuai karakteristik bahan dan kebutuhan pengguna. Evaluasi terpadu tersebut penting untuk menentukan kondisi ketika biopelet layak secara teknis, lingkungan dan ekonomi.

Article Details

How to Cite
Rozalia, R., & Sara, A. . (2026). Biopelet sebagai Bioenergi Masa Depan: Sintesis Teknologi, Kinerja Bahan Bakar, Keberlanjutan dan Kelayakan Ekonomi. GreenTech, 3(1), 96–104. https://doi.org/10.25077/greentech.v3i1.95
Section
Research Articles

References

E. Ningsih, K. Udyani, A. Budianto, N. Hamidah, and S. Afifa, “Pengaruh Ukuran Partikel Arang dari Limbah Tutup Botol Plastik terhadap Kualitas Briket,” Majalah Kulit, Karet, dan Plastik, vol. 36, no. 2, p. 101, Dec. 2020, doi: 10.20543/mkkp.v36i2.6140.

X. Guan et al., “The Effect of Microwave Pretreatment on The Moisture Content Window and Particle Properties during The Densification of Bamboo Biomass,” Ind. Crops Prod., vol. 250, p. 124014, Aug. 2026, doi: 10.1016/j.indcrop.2026.124014.

A. Greinert, M. Mrówczyńska, R. Grech, and W. Szefner, “The Use of Plant Biomass Pellets for Energy Production by Combustion in Dedicated Furnaces,” Energies (Basel)., vol. 13, no. 2, p. 463, Jan. 2020, doi: 10.3390/en13020463.

P. Pradhan, O. Mohan, V. Kurian, and A. Kumar, “Production and Quality Analysis of Biofuel Pellets from Canadian Forest and Agricultural Biomass,” Biomass Bioenergy, vol. 194, p. 107697, Mar. 2025, doi: 10.1016/j.biombioe.2025.107697.

N. Ungureanu, V. Vladut, G. Voicu, M.-N. Dinca, and B.-S. Zabava, “Influence of Biomass Moisture Content on Pellet Properties - Review,” May 2018. doi: 10.22616/ERDev2018.17.N449.

X. Jiang et al., “Effect of Moisture Content during Preparation on The Physicochemical Properties of Pellets Made from Different Biomass Materials,” Bioresources, vol. 15, no. 1, pp. 557–573, Dec. 2019, doi: 10.15376/biores.15.1.557-573.

R. Samuelsson, S. H. Larsson, M. Thyrel, and T. A. Lestander, “Moisture Content and Storage Time Influence The Binding Mechanisms in Biofuel Wood Pellets,” Appl. Energy, vol. 99, pp. 109–115, Nov. 2012, doi: 10.1016/j.apenergy.2012.05.004.

A. Ahmudi, I. Garniwa, C. Hudaya, S. M. Nur, and A. Sugiyono, “Multi-Regional Analysis of Biomass Agriculture Waste Potential and Bio-Pellet Development for Electricity in Indonesia,” in AIP Conf. Proc, 2024, p. 050004. doi: 10.1063/5.0203364.

S. Wulandari, S. Sumanto, and S. Saefudin, “Pengelolaan Biomassa Tanaman dalam Bioindustri Perkebunan Mendukung Pengembangan Bioenergi Plant Biomass Management in Plantations Bioindustry Supporting Bioenergy Development,” Perspektif, vol. 18, no. 2, p. 135, May 2020, doi: 10.21082/psp.v18n2.2019.135-149.

J. Liu, X. Jiang, Z. Li, H. Gu, and T. Li, “Insights into The Pelletization Behaviors of Artificial Lignocellulosic Biomass Based on Cellulose, Hemicellulose and Lignin: A Simplex Lattice Mixture Design Approach,” Int. J. Biol. Macromol., vol. 280, p. 136000, Nov. 2024, doi: 10.1016/j.ijbiomac.2024.136000.

D. Permatasari, W. Rahmawati, and A. Haryanto, “Pengaruh Ukuran Partikel dan Perekat Taipoka terhadap Sifat Biopelet dari Limbah Serbuk Gergajian,” Jurnal Agricultural Biosystem Engineering, vol. 2, no. 2, p. 241, Jun. 2023, doi: 10.23960/jabe.v2i2.7469.

R. Rozalia, M. Romli, and G. Pari, “Pengaruh Komposisi Jerami Padi dan Kayu Sengon terhadap Kualitas Biopelet sebagai Sumber Energi Alternatif,” Jurnal Teknotan, vol. 20, no. 1, pp. 167–174, Apr. 2026, doi: 10.24198/jt.vol20n1.18.

W. A. Rahman, I. F. Suri, I. G. Febryano, B. Saputra, Duryat, and W. Hidayat, “Optimizing Calliandra (Calliandra calothyrsus) Biomass Pellets: Impact of Particle Size and Bark Composition,” Global Forest Journal., vol. 2, no. 02, pp. 133–146, Jul. 2024, doi: 10.32734/gfj.v2i02.15735.

G. Ginni et al., “Valorization of Agricultural Residues: Different Biorefinery Routes,” J. Environ. Chem. Eng., vol. 9, no. 4, p. 105435, Aug. 2021, doi: 10.1016/j.jece.2021.105435.

J. Kirchherr, D. Reike, and M. Hekkert, “Conceptualizing The Circular Economy: An Analysis of 114 Definitions,” Resour. Conserv. Recycl., vol. 127, pp. 221–232, Dec. 2017, doi: 10.1016/j.resconrec.2017.09.005.

Y. Ben Romdhane and N. Belkhir, “Circular Economy Strategies for Sustainable Economic Stability: Evidence from MENA Economies,” Social Sciences & Humanities Open, vol. 14, p. 103598, Dec. 2026, doi: 10.1016/j.ssaho.2026.103598.

M. Saleem, “Possibility of Utilizing Agriculture Biomass as a Renewable and Sustainable Future Energy Source,” Heliyon, vol. 8, no. 2, p. e08905, Feb. 2022, doi: 10.1016/j.heliyon.2022.e08905.

P. Pradhan, S. M. Mahajani, and A. Arora, “Production and Utilization of Fuel Pellets from Biomass: A Review,” Fuel Processing Technology, vol. 181, pp. 215–232, Dec. 2018, doi: 10.1016/j.fuproc.2018.09.021.

V. Karkania, E. Fanara, and A. Zabaniotou, “Review of Sustainable Biomass Pellets Production – A Study For Agricultural Residues Pellets’ Market In Greece,” Renewable and Sustainable Energy Reviews, vol. 16, no. 3, pp. 1426–1436, Apr. 2012, doi: 10.1016/j.rser.2011.11.028.

N. Y. Harun, A. M. Parvez, and M. T. Afzal, “Process and Energy Analysis of Pelleting Agricultural and Woody Biomass Blends,” Sustainability, vol. 10, no. 6, p. 1770, May 2018, doi: 10.3390/su10061770.

S. Lavergne, Sylvia. H. Larsson, D. D. S. Perez, M. Marchand, M. Campargue, and C. Dupont, “Effect of Process Parameters and Biomass Composition on Flat-Die Pellet Production from Underexploited Forest and Agricultural Biomass,” Fuel, vol. 302, p. 121076, Oct. 2021, doi: 10.1016/j.fuel.2021.121076.

T. R. Sarker, S. Nanda, V. Meda, and A. K. Dalai, “Densification of Waste Biomass for Manufacturing Solid Biofuel Pellets: A Review,” Environ. Chem. Lett., vol. 21, no. 1, pp. 231–264, Feb. 2023, doi: 10.1007/s10311-022-01510-0.