Sifat Kimia, Sifat Fisika dan Nilai Organoleptik Nasi Instan yang Dibuat dari 5 Varietas Beras Sumatera Barat
Main Article Content
Abstract
Nasi instan dibuat dari beras di mana nantinya hanya membutuhkan 3 sampai 5 menit untuk siap santap. Karakteristik nasi instan antara lain dipengaruhi oleh bahan baku beras yang digunakan. Pada penelitian ini digunakan 5 varietas beras yang banyak diproduksi di Sumatera Barat yaitu beras sokan, beras anak daro, beras kuriak kusuik, beras IR42, dan beras batang piaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sifat fisika dan sifat kimia nasi instan dan penerimaan organoleptik serta menentukan varietas yang cocok dijadikan nasi instan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan yaitu varietas beras: A = beras batang piaman, B = beras IR 42, C = beras Kuruik Kusuik, D = beras Anak Daro, E = beras Sokan dengan 3 kali ulangan. Hasil pengamatan dianalisis dengan ANOVA. Jika berbeda nyata maka dilanjutkan menggunakan uji lanjut DNMRT pada taraf 5%. Hasil analisis kimia menunjukkan kadar air dan kadar protein berbeda nyata sedangkan kadar abu tidak berbeda nyata. Sifat fisika warna dan waktu rehidrasi juga berbeda nyata namun hasil uji organoleptic tidak berbeda nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa beras dari varieties IR 42 paling cocok untuk dijadikan nasi instan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
A. A. Pohan, “Analisis Nilai Tambah Produk Olahan Hasil Pertanian Lokal,” Circle Archive, vol. 1, no. 7, pp. 1–8, May 2025, Accessed: Dec. 29, 2025. [Online]. Available: https://circle-archive.com/index.php/carc/article/view/402
K. S. Sasmitaloka, S. Widowati, and E. Sukasih, “Karakterisasi Sifat Fisikokimia, Sensori, dan Fungsional Nasi Instan dari Beras Amilosa Rendah,” Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian, vol. 17, no. 1, pp. 1–11, Jun. 2020, doi: 10.21082/jpasca.v17n1.2020.1-14.
J. Waluyo, Y. Prasetyaningsih, F. T. Ariyani, and I. M. Sari, “Pengaruh Perendaman Asam Nitrat pada Pemrosesan Nasi Instan untuk Menurunkan Indeks Glikemik,” EQUILIBRIUM , vol. 4, no. 1, pp. 24–28, 2020, Accessed: Dec. 29, 2025. [Online]. Available: http://equilibrium.ft.uns.ac.id
G. P. Yadav, D. Kumar, C. G. Dalbhagat, and H. N. Mishra, “A Comprehensive Review on Instant Rice: Preparation Methodology, Characterization, and Quality Attributes,” Food Chemistry Advances, vol. 4, p. 100581, Jun. 2024, doi: 10.1016/j.focha.2023.100581.
K. S. Sasmitaloka, S. Widowati, and E. Sukasih, “Karakterisasi Sifat Fisikokimia, Sensori, dan Fungsional Nasi Instan dari Beras Amilosa Rendah,” Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian, vol. 17, no. 1, pp. 1–11, Jun. 2020, doi: 10.21082/jpasca.v17n1.2020.1-14.
X. Yang et al., “Machine Learning: An Effective Tool for Monitoring and Ensuring Food Safety, Quality, and Nutrition,” Food Chem, vol. 477, p. 143391, Jun. 2025, doi: 10.1016/j.foodchem.2025.143391.
H. Herawat, F. Kusnandar, D. R. Adawiyah, S. Budijanto, and M. S. Rahman, “Thermal Characteristics and State Diagram of Extruded Instant Artificial Rice,” Thermochim Acta, vol. 593, pp. 50–57, Oct. 2014, doi: 10.1016/j.tca.2014.08.017.
P. Luna, H. Herawati, S. Widowati, and A. B. Prianto, “Pengaruh Kandungan Amilosa terhadap Karakteristik Fisik dan Organoleptik Nasi Instan,” Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian, vol. 12, no. 1, p. 1, Jun. 2015, doi: 10.21082/jpasca.v12n1.2015.1-10.
O. Ritudomphol and N. Luangsakul, “Optimization of Processing Condition of Instant Rice to Lower the Glycemic Index,” J Food Sci, vol. 84, no. 1, pp. 101–110, Jan. 2019, doi: 10.1111/1750-3841.14406.
R. Santoso, G. Jafar, and S. R. M. Belina, “Pemanfaatan Tepung Porang (Amorphophallus Oncophyllus Prain) dan Tepung Kelapa (Cocos nucifera L.) dalam Formulasi Sediaan Pelet Beras Nasi Uduk Instan Menggunakan Metode Ekstrusi-Sferonisasi,” IKRAITH-Teknologi, vol. 7, no. 2, pp. 58–73, Nov. 2022, doi: 10.37817/ikraith-teknologi.v7i2.2332.
B. Gray, L. Bailly‐Chouriberry, W. H. Kwok, S. Yamada, M. Yamada, and B. Moeller, “Association of Official Racing Chemists guidelines for Guidelines for Drug Testing in Animal Hair for Doping Control,” Drug Test Anal, vol. 17, no. 2, pp. 198–204, Feb. 2025, doi: 10.1002/dta.3696.
T. Nakao, T. Yuzuriha, and H. Kakutani, “An Accurate Analytical Method Based on Gas Chromatography-Mass Spectrometry For Quantifying All Oleic, Linoleic, And Linolenic Acid Isomers, Including Trans-Form and Cis–Trans-Mixed Isomers, in Food,” Microchemical Journal, vol. 208, p. 112443, Jan. 2025, doi: 10.1016/j.microc.2024.112443.
S. O. N. Yudiastuti, P. T. Cahyana, and F. H. Ramadhan, “Analisis Karakteristik Fisiko kimia dan Mutu Tanak Beras Pandan Wangi, Ramos dan Ketan Putih Sebagai Kandidat Pangan Fungsional: Analysis of Physical-Chemistry Characteristics and Quality of Pandan Wangi, Ramos, and Glutinous Rice as a Functional Food Candidate,” J Food Eng, vol. 3, no. 2, pp. 42–54, May 2024, doi: 10.25047/JOFE.V3I2.4696.
M. A. Finirsa, W. Warsidah, and M. S. J. Sofiana, “Karakteristik Fisikokimia Beras Analog dari Kombinasi Rumput Laut Eucheuma cottoni, Mocaf dan Sagu,” Oseanologia, vol. 1, no. 2, pp. 69–76, Sep. 2022, doi: 10.26418/jose.v1i2.54566.
G. Menichetti, A.-L. Barabási, and J. Loscalzo, “Chemical Complexity of Food and Implications for Therapeutics,” New England Journal of Medicine, vol. 392, no. 18, pp. 1836–1845, May 2025, doi: 10.1056/NEJMra2413243.
L. Ariyadi, “Analisis Lumbung Pupuk Organik Cair Sebagai Pendukung Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan Komoditas Padi di Kabupaten Ngawi,” Manajemen Agribisnis: Jurnal Agribisnis, vol. 25, no. 1, pp. 9–21, Feb. 2025, doi: 10.32503/AGRIBISNIS.V24I2.5880.
A. A. Abera, E. E. Tadesse, B. B. Abera, and N. Satheesh, “Rice Variety and Location on Nutritional Composition, Physicochemical, Cooking and Functional Properties of Newly Released Upland Rice Varieties in Ethiopia,” Cogent Food Agric, vol. 7, no. 1, pp. 1–10, Jan. 2021, doi: 10.1080/23311932.2021.1945281.
J. V. Popov-Raljić, J. S. Mastilović, J. G. Laličić-Petronijević, and V. S. Popov, “Investigations of Bread Production with Postponed Staling Applying Instrumental Measurements of Bread Crumb Color,” Sensors, vol. 9, no. 11, pp. 8613–8623, Oct. 2009, doi: 10.3390/s91108613.
A. K. Lalu, Z. L. Sarunggalo, S. N. P. Paiki, C. M. E. Susanti, N. I. Sinaga, and D. N. Irbayanti, “Pengaruh Berbagai Metode Pencegahan Pencoklatan Enzimatis terhadap Karakteristik Fisikokimia dari Tepung Buah Pandan Tikar (Pandanus tectorius Park.),” Pro Food, vol. 11, no. 1, pp. 104–116, May 2025, doi: 10.29303/PROFOOD.V11I1.404.
A. Widyasanti, T. Namira, and S. Nurjanah, “Optimasi Kondisi Proses Pengeringan Ampas Wortel Menggunakan RSM dan Pemanfaatannya Sebagai Masker Gel Peel Off,” Agrointek : Jurnal Teknologi Industri Pertanian, vol. 19, no. 3, pp. 520–529, May 2025, doi: 10.21107/agrointek.v19i3.20431.